Islam kita dan NKRI Harga Mati(3)

Madu 2019-05-14 Ahmad Muzzammil


Saya merasakan dan memahami bagaimana beberapa waktu yang lalu kelompok wahhabi dan gerakan Islam transnasional menyerang dan menghakimi praktek keislaman kita. Tapi menghadapi mereka dengan cara yang sama dan memposisikan mereka sebagai lawan, bukan cara yang tepat dan baik. Karena apa bedanya kita dnegan mereka. Untuk apa anti wahhabi dan mendiang hti, jika kita mengikuti cara mereka. Ini satu hal.

Hal lain adalah ketika kita terpancing mengikuti pola mereka, maka kita tercerabut dari sikap dasar kemasyarakatan kita yang tawassut wa al i'tidal ( sikap tengah dan berdiri tegak dalam kebenaran dan keadilan) dan tasamuh ( toleran dalam menghadapi perbedaan) serta tawazun ( menjaga keseimbangan hablun minallah dan hablun minannas serta antara masa lau, kini dan masa depan). Apabila mereka tatharruf ( ekstrem) kekanan,lalu kita tatharruf kekiri, maka tawassuth nya mana.

Kemudian dalam konstelasi permainan global, adanya perbedaan dan keragaman ini sengaja dimainkan agar ummat Islam tidak solid, bahkan satu sama lain diperhadapkan hidup atau mati. Perjuangan kita menjadi seakan-akan mau mempertahankan NKRI, padahal membuat kekuatan luar lebih leluasa memainkan dan masuk mengausai apa yang mestinya kita jaga bersama. Kita sibuk berdebat dan bertengkar sesama ummat Kanjeng Nabi, para pencopet leluasa merogoh kantong kita.

Semoga Allah swt melindungi seluruh kaum muslimin.

Ngopinya nanti malam?! 
#skhnu.com