Cara Terbaik Adalah Sinau Bareng

Madu 2021-04-13 Ahmad Muzammil


Sudah sering dikatakan bahwa ilmu manusia itu sangat sangat terbatas. Gusti Allah SWT sendiri sebagai penciptanya juga telah menegaskan "kalian saya kasih ilmu sedikit saja" (wamaa utiitum minal ilmi illa qaliila). Tapi seringnya manusia merasa sangat tahu bahkan paling tahu. Akhirnya lahirlah klaim-klaim kebenaran secara sepihak menurut pihak nya masing-masing. Dan lahir pula pertentangan yang berwujud pada pertengkaran bahkan permusuhan.

Kita, ummat Islam, babak belur karena pertengkaran demi pertengkaran yang bersumber dari klaim klaim itu. Maka saya kira, langkah terbaik, kita melakukan sinau (belajar, red.) bareng saja. Semua orang menempatkan diri sebagai pe-nyinau atau pembelajar, bukan pengajar. Semua selain kita adalah teman belajar, sesama pe-nyinau. Syech, Kiai, Abuya, Habib, Ki, Gus, Lora, Bendara, dan siapapun saja, sebenarnya pembelajar. Apabila ada yang merasa sudah diatasnya lagi, ya monggo, silahkan saja. Tapi itu bagian dari masalah, bukan solusi masalah.

Begitu juga, apa yang saya tawarkan selama bulan Ramadlan: Ngaji fiqh empat madzhab setiap selesai tarawih, AlHikam sebelum berbuka, dan tafsir Al Jawahir sebelum dhuhur.ini semua bukan pengajian dari saya. tapi ajakan sinau bareng dengan pemantik kitab-kitab kuning diatas.

Sampeyan semua bisa menyampaikan pandangannya lewat channel youtube “AR 97 GROUP, FaceBook (https://www.facebook.com/ahmad.muzammil.14473), Group FaceBook “ngaji kitab kuning bersama Ahmad muzammil”

Bismillaah…

 

#semutkhitthahnu

#skhnu

#ngajiposo

#ngajifiqhempatmadzhab


Editor: Fahmi