REPORTASE PERJALANAN MENYATUKAN CINCIN DAN TONGKAT (VIII)

Lingkar 2019-11-09 Nizam Ubaidillah


MENYATUKAN CINCIN DAN TONGKAT

 

Seanjutnya perjalanan kami teruskan menuju Jombang tepat pada jam 08.00 kami berangkat dari Pondok Pesantren Assunniyyah menuju Jombang dengan terlebih dahulu singgah di pondok pesantren Sidogiri untuk sekadar menyempatkan menjenguk Ananda Kyai Muzammil yang sedang melakukan studi di pesantren tersebut.

 

Kami tiba di Jombang tepat jam 17.20., setelah sholat Magrib berjamaah, Kiyai muzammil langsung mengajak kami para semut untuk Sowan di Komplek Makam Hadratus Syeikh dan selanjutnya sowan ke Ndalem Gus Sholah bersama Mbah Nun (Sapaan akrab Emha Ainun Nadjib).

 

Kami tiba di kediaman Gus Sholah lebih dahulu sebelum Mbah Nun. Selang setengah jam kemudian Mbah Nun beserta rombongan tiba dan disambut oleh Gus Solah. Pertemuan di kediaman Gus Sholah ketika itu tampak gayeng dan bagi kami para semut ini merupakan momentum yang pas untuk lebih meperdalam pemahaman Khittah NU.

 

Terlebih dalam pertemuan ini Mbah Nun kebetulan meminta izin kepada Gus Sholah terkait akan dibentuknya kelompok-kelompok belajar untuk diberi PR yang salah satunya dengan Khittah NU agar pemuda memiliki dasar pijakan-pijakan untuk lebih memahami NU selaku penerus perjuangan Hadratusseikh Hasyim Asy’ari dalam acara sinau bareng malam itu di komplek pondok pesantren Tebu Ireng.

 

_________

<Halaman Sebelumnya


editor pelaksana: Loano Wono Yudho