REPORTASE PERJALANAN MENYATUKAN CINCIN DAN TONGKAT (V)

Lingkar 2019-11-09 Nizam Ubaidillah


NGAJI KHITTHAH (IV)

Kesalahan Sanad yang Terlanjur Menyebar

 

Dalam hal kesalahan sanad yang terlanjur menyebar K.H.M. Hilmi Asshidiqi menjelaskan bahwa terdapat beberapa kesalahan sanad yang antara lain :

1. Al-Asy’ari sudah keluar “ menyatakan Murtad” dari Mu’tazilah

2. Abu Ali al-Jubai tidak pernah berguru pada Abu Hasyim al-Jubai

3. Abu Hasyim al-Jubai tidak pernah berguru pada Abu Hudzail al-‘Allaf

4. Abu Hudzail tidak pernah bergru pada Ibrahi an-Nazham karena seangkatan (Thabaqah)

5. Amr bin Ubaid penggagas Qadariyah

6. Washil bin Atha’ merupakan pendiri Muktazilah.

7. Beliau juga memperkuat pendapatnya dengan beberapa temuan data sanad keilmuan yang diduga terdapat usaha memasukan faham Muktazilah yang sudah terlanjur tersebar diberbagai media Massa yang diantaranya:

 

https://www.youtube.com/watch?v=kq1bR1JH8fM

https://www.nu.or.id/post/read/92066/para-pengurus-nu-biasanya-terhubung-nasab-dengan-hadratussyekh

https://www.facebook.com/notes/a%20hmad-syaihoni/sanad-silsilah-nunahdlatul-ulama-sampai-nabiadam-as/778656202166929,

 

Selain itu juga terdapat pada buku 100 Tokoh dan Ulama Islam Nusantara (Terbitan PBNU) dan juga dalam file pengkaderan MKNU. Masih dalam penuturan Kyai Hilmi, jika penyusupan Muktazilah dalam tubuh NU ini dibiarkan maka yang dikhawatirkan akan timbul dampak-dampak negatif bagi NU. Seperti halnya hilangnya fakta sejarah tentang keluarnya Imam al-Asy’ari dari Muktazilah, dianggap dan diterimanya tokoh Muktazilah sebagai guru di kalangan NU hingga yang paling parah jika faham Muktazilah sendiri menjadi ajaran NU yang akan mengakibatkan NU berubah arah kealimannya dari Ahlussunnah wal Jama’ah menjadi Mukta'zilah yang akan semakin menyesatkan Umat. Hal ini menyalahi Khittah NU 26 pada poin 1 Mukaddimah paragraf kedua tentang tujuan didirikannya NU yang diantaranya ialah memelihara ajaran ASWAJA termasuk silsilah sanad keilmuan Ahlusunnah waljama’ah (kata beliau).

K.H.M. Hilmi Asshidiqi menerangkan bahwa terdapat 4 (empat) jalur silsilah keilmuan NU yang seharusnya

__________ 

Halaman Sebelumnya | Halaman Berikutnya > 

editor pelaksana: Loano Wono Yudho